Saat kembali ke bangunan lama yang kusebut rumah ini, aku hanya menemui kehampaan.
Rumah ini sudah tidak bernyawa sekian tahun lamanya. Dan benar, didalamnya hampa.
Tidak ada harapan lagi saat menginjakkan kaki disini, tapi diharuskan.
Dan, hampa itu menyerang. Datang berbondong-bondong.
Bangunan ini menyisakan rasa sakit yang tak terperi.
Dan ternyata, sakit itu masih tersisa.
Wujudnya?
Dan ternyata, sakit itu masih tersisa.
Wujudnya?
Berkeping-keping.
H.A.N.C.U.R.
H.A.N.C.U.R.
Jelas,
ini bukan destinasi tepat untuk kembali.
ini bukan destinasi tepat untuk kembali.

0 komentar:
Posting Komentar