skip to main | skip to sidebar

Merci beaucoup!

Feedjit

About me

Foto Saya
Ms. Avenue
I am an avid reader.
Lihat profil lengkapku

Archivo del blog

  • ▼ 2012 (38)
    • ► Juli (13)
    • ► Juni (10)
    • ▼ April (15)
      • Kado untuk IBU
      • The best memoar
      • i have been standing in da DIM atmosphere
      •   Angkatan 2012-2013 Kangen berat ! :3 :*  P...
      • The most romantic song :)
      • LOVE UNLIMITED
      • SEDANG PUSING BERAT ~
      • Jadi inget semua perjalanan dalam hidup. Ada aja...
      • Where i always stuck in da moment , i found ma s...
      • MONOLOG
      • Niph`s
      •                                              ...
      • When made a great masterpiece was easier than stoo...
      • I still have a SPARE time

Pages

  • Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Ms. Avenue
I am an avid reader.
Lihat profil lengkapku

Followers

Blog Archive

  • ▼ 2012 (38)
    • ► Juli (13)
    • ► Juni (10)
    • ▼ April (15)
      • Kado untuk IBU
      • The best memoar
      • i have been standing in da DIM atmosphere
      •   Angkatan 2012-2013 Kangen berat ! :3 :*  P...
      • The most romantic song :)
      • LOVE UNLIMITED
      • SEDANG PUSING BERAT ~
      • Jadi inget semua perjalanan dalam hidup. Ada aja...
      • Where i always stuck in da moment , i found ma s...
      • MONOLOG
      • Niph`s
      •                                              ...
      • When made a great masterpiece was easier than stoo...
      • I still have a SPARE time

Lencana Facebook

Fifth Avenue

Buat Lencana Anda

Haniv`s Path

Someday, i will be standing in da right Avenue

Kado untuk IBU

Minggu, 22 April 2012

Tepat 2 jam sebelum aku mengucapkan selamat dalam hatiku untukmu.
Saat aku kembali terseret dalam kenangan indah masa lalu denganmu,
Saat aku kembali memikirkan hal-hal indah tentangmu dan tentangku disana,

Aku menjadi makhluk yang paling beruntung,
Entah dari sudut mana ingin kukatakan hal ini,
Karena memang datangnya dari semua aspek,
Yang pernah, sedang, dan akan kau berikan untukku,
Terimakasih, Ibu.
Memang tak sebanding dengan apa yang sudah kau beri untukku selama ini,

Aku sangat bersyukur,
Apa sebab?

Aku benar-benar merasa bersyukur telah bersemayam dalam rimba amniotik milikmu,
Telah lahir dan kau sayang sepenuh hati,
Dulu,
aku selalu berfikir untuk menjadi yang terdepan agar kau bangga padaku,
Dulu,
aku selalu berfikir untuk membahagiakanmu selalu, untuk mendapatkan perhatian yang lebih darimu,
Dulu,
aku selalu berfikir nakal adalah jalan satu-satunya agar kau selalu curahkan perhatianmu seutuhnya padaku.
Dulu,
aku tak pernah merasa khawatir, karena aku punya pahlawan yang akan selalu menjagaku.
Seceroboh apapun aku, setidak-tahu apapun aku.

Aku bersyukur telah kau didik dengan lembut dan penuh kesabaran,
sungguh aku menemukan kebahagiaan abadi saat menatap dua bola matamu.
Aku benar-benar bersyukur,
dalam dunia yang kejam dan fatalis seperti ini,
aku masih mempunyai panutan untuk dicontoh,
Aku benar-benar bersyukur,
aku bangga karena kau tak pernah mengajariku untuk bersikap sarkas dan menjunjung paham kapitalisme tinggi-tinggi,
aku selalu bangga padamu...

Tak tahu bagaimana aku harus mengungkapkan ini, Ibu...
Dunia memang tak seluruhnya dapat melihatmu,
tapi kau selalu terbuka dan selalu melihat dunia yang ada,
aku bangga padamu, Ibu..
Engkau berbeda, dan inilah isi hatiku.

Aku berjanji akan selalu melakukan yang terbaik,
Apa-apa yang telah kau ajarkan padaku tanpa harus menasehati dengan kata-kata,
perilaku luhur dan kesabaran tiada tara sudah menjadi prioritas ketauladananmu untuk anak-anakmu,
terutama aku, Ibu.
Kau membuat aku selalu berjanji dalam hatiku sendiri,
untuk menjadi ibu yang baik,
yang sabar.
yang tabah.
sepertimu untuk esok nanti.
Menjadi tauladan sepertimu untuk anak-anakku, esok nanti,
Menjadi teman mitra hidup terbaik untuk suamiku, esok nanti.
Menjadi insane yang selalu berkorban demi kepentingan orang lain,
Karenamu, Ibu...
Yang mengajariku tentang hidup yang bermakna,
Dan aku bersyukur untuk itu.
Kau menggerakkan perubahan untukku,
dan untuk lingkungan sekitarmu,
Hidupmu berharga, Bu...
Semua makhluk memuji ketabahan dan ketegaranmu.
Semua yang kau punyai menggerakkan nuraniku untuk berkata,
"Ibuku sudah mengubah paradigmaku, aku akan merubah dunia karena itu,"

Tuhan menciptakan-Mu untuk menjadi guru sejatiku.
Hidupmu tak pernah sia-sia,Bu. Selamanya.
Aku mencintaimu lebih dari aku mencintaiku diriku sendiri,
Aku mencintaimu, Bu.
Tapi aku terlewat sering sangat bodoh untuk menyampaikan hal itu,
Bahkan aku terkadang tak tahu bagaimana cara menyampaikan dengan baik untukmu,
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Dan Allah mencintaimu, Bu.
Karena Allah tau,
Kau termasuk hamba-Nya yang mukhlisin .
Kau termasuk hamba-Nya yang sabar.
Kau termasuk kekasih-Nya di dunia dan di akhirat nanti.
Selamat ulang tahun, Ibu.
Di usiamu yang ke-42 ini,
Dengan hormat dan penuh kasih sayang kuucapkan.
Semoga usia-Mu bermanfaat,Bu.
Semoga tiap langkah dan bulir-bulir usahamu selalu diselimuti rahmat-Nya.
Semoga engkau tetap menjadi bidadari untuk semua anakmu di dunia dan di akhirat...
Dan selalu melindungi kami, dalam naungan lindungan-Nya.
Amiin.
Amiin Yaa Rabbal aalamiin ...

Diposting oleh Ms. Avenue di 00.03  

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod

Work under CC License.

Creative Commons License