Nulis disini sama aja buka rahasia yang terpendam jauh di dasar hati (weseleh). Tapi, akhirnya aku lakuin juga toh karena aku punya alasan pasti kenapa aku harus nulis, sama kayak kenapa aku harus makan waktu lapar (retoris). :)
Aku sedang dilanda sedikit kekacauan batin selama beberapa saat di umur enam belas tahun ini.Enggak sedikit, tapi banyak banget. Yeah, well. Tapi, nggak ada yang perlu disesali, during walk on the path of life selama setahun ini, karena segala sesuatu terjadi juga karena adanya alasan. Apalagi Gusti Allah udah mewanti-wanti, bahwa segala sesuatu yang terjadi itu adalah yang terbaik bagi-Nya.
Sahabat, cinta, temen, mimpi, dan kejenuhan di usia ababil memang menjadi satu paket terindah yang pernah -dan mungkin sedang- aku terima. Terlebih-lebih, persahabatan.
Aku selalu merindukan segala macam bentuk persahabatan. Apapun itu.
Tapi, namanya persahabatan, nggak selamanya abadi. (Pengecualian : Sahabat yang sayang dan mau menerima diri kita apaadanya.) Soalnya, sahabat yang seharusnya nggak disebut sahabat, pernah nangkring di hidupku. sudaah-.- jangan dibahas. ~
Disakiti, menyakiti, dikhianati, mengkhianati secara sadar ataupun nggak sadar, terjadi di tahun-tahun labil seperti ini. Emang nggak semua, tapi mayoritas begitu.
Dan, nggak ada penyesalan yang tersisa. Karena semua adalah pelajaran hidup yang nggak tahu pangkal ujungnya dimana, dan harus teteup dilewati. Dengan ikhlas, indeed^^.
Dan, dalam semestaku, dibenci ataupun dicemburui adalah sebuah pujian. ~anonymous.
Well, i am weird. This is ma self. :) Even another cannot accept it, i always accept my worthy self.
:)
~neep~
Rabu, 27 Juni 2012
Diposting oleh Ms. Avenue di 16.35
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar